Setiyo Mursid

Uji Emisi Website Pemkot Surakarta

portal informasi Solo

website pemerintah kota Surakarta

Kalau Senin kemarin mobil Esemka Rajawali buatan anak SMK di Solo itu telah menjalani uji emisi. Perkenankan di tulisan ini saya ingin sekadar “Uji Emisi” tentang website yang mempunyai titel “Portal Informasi Kota Surakarta” yang tidak lain adalah website resmi Pemerintah Kota Surakarta yang beralamat di http://surakarta.go.id.

Maaf, bukan bermaksud sok ngerti, mendiskreditkan atau menggurui. Tapi kebetulan tema tulisan kali ini memang sesuai dengan profesi saya yang katanya sebagai web desainer. Saya di sini hanya ingin sekadar berbagi pengalaman karena saya juga masih dalam tahap belajar.

Sebagai seseorang yang dikatakan Wong Solo yang rumah sebenarnya di Sukoharjo ini, saya selalu ingin mencari tahu informasi terbaru tentang Kota Bengawan ini. Caranya ya aktif mengunjungi website informasi resmi dari Pemkot Solo seperti yang kusebut di atas. Keputusan saya untuk berkunjung ke http://surakarta.go.id memang tidak salah, karena di website tersebut saya bisa tahu apa saja yang terjadi di Solo, event apa saja yang akan diselenggarakan pada tahun 2012 ini, dsb.

Dari sisi konten dan update berita bisa dibilang aktif diperbarui. Paling tidak ini adalah nilai plus untuk jenis website pemerintahan dibandingkan dengan website sejenis lainnya. Karena saya sebagai orang Solo merasa “Melu nduweni“, izinkanlah saya untuk memberikan secuil masukan terutama dalam hal tampilan website Pemkot Surakarta agar lebih baik dan menarik.

1. Pemilihan Warna.

Dalam hal pemilihan warna, website Pemkot Surakarta menurut saya sudah sangat bagus. Selain kalem, juga sudah menggambarkan bahwa Solo adalah Kota Budaya.

2. Header

Untuk bagian atas ini saya juga sudah merasa nyaman. Logo, slider gambar dan menu navigasi kiranya sudah cukup bagus dan tidak membingungkan pengunjung. Namun di bagian paling atas di website tersebut dipasang semacam tempat untuk login user. Menurut pandangan singkat saya ini tidak perlu. Karena yang bisa masuk ke halaman dashboard hanya admin dan penulis berita. Sehingga lebih baik tidak usah ditampilkan. Karena misalnya sistem keamanannya kurang bagus, akan mudah seorang cracker untuk usil dengan form login.

halaman login

form login tidak perlu ditampilkan

3. Pop Up Event

Nah, untuk bagian pop up yang isinya informasi event apa saja yang akan diselenggarakan bulan ini, mungkin maksudnya akan tampil sebagai sebuah box yang melayang di depan tampilan website untuk sementara waktu. Tujuannya agar pengunjung akan melihat bagian itu untuk pertama kalinya ketika datang. Tapi sayangnya ketika pop up ini muncul, kenapa slider yang di belakangnya bisa tergeser ke bawah ya? harusnya menutupi untuk sementara. Solusinya dari kode CSS-nya, tambahkan properti z-index untuk mengatur layer depan dan belakang.

event kota Solo 2012

pop up event yang menggeser slider

4. Slider Content

Saya suka dengan tampilan slidernya. Seperti slider pada umumnya memang seperti itu. Hanya saja pada bagian yang menampilkan isi di sebelah kiri. Dengan judul berukuran font yang sebesar itu kenapa tidak berupa link ya? sehingga tidak bisa diklik untuk melihat detail tulisan. Terus di mana biar kita bisa ngeklik? Ternyata pada tulisan kecil “lanjut baca” baru bisa diklik. Memang benar aturan read more (lanjut baca) itu untuk melihat detail, tapi judul juga harus clickable.

slider: Judul yang tidak clickable

5. Box Content

Tampilan list berita yang disusun dalam bentuk kotak yang isinya list judul berita yang disertai thumbnail image dan excerpt sudah bagus. Tinggal diseragamkan saja ukuran tinggi minimal box dan thumbnail image-nya agar terlihat rapi.

box content tinggal dirapikan dikit

6. Gallery Photo

Nah ini yang membuat aku sedikit bingung. Tulisan heading-nya galeri foto, background-nya juga bentuknya bingkai foto. Tapi isinya kok malah tulisan dalam bentuk list ya? paling tidak kalau kita sekilas berpikir, itu harusnya berisi foto. Sedangkan kotak sejenis di sebelahnya dibiarkan kosong.

bingkai dan galeri yang tertukar

7. Widget Footer

Nah, lha ini di kotak yang paling kiri malah isinya foto. Maksudnya galeri foto ya? mungkin bisa dipindah ke tempat galeri foto yang di atas itu.

galeri foto mencelat ke footer ternyata

8. Contact

Website ini memang di bawah asuhan Diskominfo Surakarta. Untuk kontaknya memang harus ada untuk informasi lebih lanjut. Bisa dipasang di sidebar seperti sekarang ini, atau alternatifnya ditampilkan di bagian footer paling bawah.

Demikian tadi beberapa bagian yang saya bahas satu per satu. Saya tidak menyalahkan tampilan, hanya memberi masukan dan solusi biar website kita bersama itu menjadi lebih baik. Standar penilaian untuk website ini tidak muluk-muluk, seperti website pada umumnya saja.

Butuh Referensi?

Apakah butuh bahan rujukan dan referensi tampilan? silahkan berkunjung ke website http://bengawan.org (bukan promosi, cuman ngiklan).

website komunitas bengawan

Apabila ada pendapat saya yang kurang berkenan, saya mohon maaf lho ya. Cuman iseng daripada begadang cuman melototin twitter. Matur nuwun. 🙂

 

Categories: Ngobrolin Desain

Cerita Tentang Menjadi Admin di Twitter » « Rafting di Sungai Progo Atas

13 Comments

  1. Situs pemkot Surakarta nggak bisa di akses ya? *garuk2 kepala*

  2. hmmm terimakasiih atas reviewnya sodara mursid
    akan saya pertimbangkan
    *nyamar jadi ajudan pemkot surakarta*

    mwahahaha, Slaaaaaaams..!

  3. ternyata website juga perlu uji emisi yah 😮 baru tw

    hehehe.. kalo istilahnya sih QA

  4. suka sama postingmu yang ini sid, mereview sekaligus ngasih saran jadi “ora mung ngomong tok” 🙂

    makasih manajerkuuuh! *traktir es teh*

  5. mampir ah….sehat gan ? 🙂

    sehat mbak, alhamdulillah 🙂

  6. joss tenan, ora mung ngritik ning yo memberi saran.

    matur nuwun mas atmo, cuman sekadar ngisi waktu luang

  7. poin ke 4, sekarang sudah clickable mas, hehe, berarti desainer web pemkot juga pantengin blog mu mas 😀

    alhamdulillah sesuatu 😀

  8. Sukses mas 🙂 salam buat keluarga, saya rasa websitenya cukup menarik, dan minta share ilmunya tentang pembuatan situs pemerintahan, dan berapa harganya? terima kasih 🙂

  9. kalau yang menjelaskan adalah pakar, saya langsung percaya! sumpah!

  10. aku juga solo lho lahirnya, solo coret… 😀
    coret yang tebel nggak papa, wong karanganyar, ndesoooo banget pokokmen, tapi lumayan sekarang dah ada listriknya… 😀

    • mursidaccess
      mursidaccess

      20 Apr 2012 — 10:31 am

      wogh, nickname nya Sriyono Semarang ternyata orang Karanganyar ya, blogger lawu ini. hehe..
      salam kenal mas 🙂

  11. kunjungi web pemkotnya sekarang mas, terus minta sarannya lagi :D, sepertinya terlalu rame mas :D, klo pun warna merah itu karena ada unsur politik 🙂

    • bagian “Informasi” paling atas yang isinya poster2 event itu (menurutku) sebaiknya dipindah di bawah “Info Kota”. Jadi ketika orang pertama melihat langsung dapat kontennya.
      Jadi, susunannya Slider > Info Kota > Informasi(poster2 event).

      Alternatif, poster event bisa juga dipasang di bagian sidebar di bawah form search.. jadi bisa sama-sama terfokus di atas.

      CMIIW.

Leave a Reply

Copyright © 2017 Setiyo Mursid

Theme by Anders NorenUp ↑

Uji Emisi Website Pemkot Surakarta

by Setiyo Mursid time to read: 3 min
13