Srimulat, Warkop DKI, dan Generasi Dagelan Gabus

Menengok kembali tentang perkembangan dunia komedi di Indonesia, maka tak lengkap jika kita tidak bernostalgia dengan grup komedi humor yang telah melegenda yaitu Srimulat dan Warkop DKI. Meskipun sekarang sudah jarang terlihat di dunia hiburan, namun mayoritas masyarakat Indonesia pasti akan selalu mengenangnya.Mari kita sedikit ngomongin siapa sih Warkop DKI? siapa sih Srimulat?

Warkop DKI

warkop DKI

warkop DKI

Warkop DKI yang berawal dari sekumpulan mahasiswa UI, memulai karirnya pada September 1973 sebagai pengisi acara Warung kopi di radio Prambors. Grup lawak ini dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Karirnya yang berawal dari pengisi acara radio akhirnya kian digandrungi dan semakin terkenal dengan langkah mereka memasuki dunia film layar lebar. Untuk sejarahnya mungkin bisa dicari via Google aja ya.

Apa sih yang khas dari mereka?

Nah, menurut aku sendiri,  Tiap film Warkop DKI pasti selalu dihiasi dengan cerita tentang kisah Dono, Kasino dan Indro yang lagi naksir gadis2 cantik yang memiliki Bapak yang serem abis. Kemudian di beberapa scene berada di pantai.  Dari sisi penokohan yang paling sering digunakan yaitu Dono yang sering berperan sebagai Slamet yang berasal dari Jawa, Kasino berperan sebagai Sanwani seorang pemuda Betawi, dan Indro sebagai Paijo yang berasal dari Purbalingga atau sebagai Mastowi dari Tegal. Yang paling khas lagi, setiap akhir film selalu diakhiri kecebur empang dan keluar tulisan“Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang”, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Srimulat

srimulat

srimulat

Srimulat adalah kelompok lawak yang didirikan oleh RA. Srimulat dan Teguh Slamet Rahardjo di Solo pada tahun 1950. Mengawali karir sebagai grup lawak dagelan Mataram membuat banyak penggemarnya selalu menantikan setiap pertunjukannya. Meskipun telah banyak terjadi perombakan personil yang keluar masuk, namun Srimulat tetap eksis menghibur saat itu. Siapa saja sih personilnya? diantaranya Asmuni, Bambang Gentolet, Basuki, Tarzan, Nunung, Nurbuat, Polo, Timbul Suhardi, Bendot, Bethet, Gepeng, Djudjuk Djuariyah, Gogon, Kadir, Doyok, Mamik Prakoso, Thukul, Tessy, dll.

Apa sih yang khas dari mereka?

Srimulat mengemas setiap cerita dalam setiap pementasan dengan konsep yang sangat bagus. Hal ini membuktikan bahwa setiap cerita selalu dipersiapkan dengan matang sehingga bisa bener2 menghibur. Kata dan kalimat yang khas dari Srimulat misalnya Hil yang mustahal, Mak jegagik, Mak bedunduk, Tunjep poin. Bagaimana dengan penampilannya? Tessy suka berpenampilan militer dengan make up cewek yang menggelikan, Mamik Prakoso dengan semir kuning di sisi rambutnya, Jojon dengan kumis yang cuman secuil di bawah hidung, Gogon dengan rambut jambulnya,dll. Cerita yang biasa ditampilkan adalah kisah pembantu dan majikan yang diselipi dengan percintaan.

Dagelan Gabus

opera van java

opera van java

Siapa sih yang belum pernah mendengar nama Opera van Java? sebuah parodi lawak yang tiap malem menghiasi televisi swasta. Grup yang beranggotakan Sule, Andre Mungkinkah, Azis Gagap, Nunung, an Parto Patrio ini sudah berhasil merebut perhatian masyarakat.

Menurut saya sendiri, memang dari sekian komedian yang muncul pada tahun 2000-an. mereka yang punya nilai lebih. Sebab dunia komedi saat ini sedang mengalami krisis kelucuan dan latah dengan ciri khas yang sudah dicapai orang lain. Padahal, untuk menjadi sebuah grup yang benar-benar digandrungi, grup itu harus menjadi diri sendiri dan mempunyai ciri khas. Nah, untuk Opera van Java ini ciri khas yang ditonjolkan adalah properti gabus dan konsep cerita dengan dipimpin seorang dalang, makanya saya lebih suka menyebutnya Dagelan Gabus. Secara skill humor menurutku mereka sudah okelah, cuman yang kurang sreg menurutku untuk menghibur dan membuat ketawa penonton kan gak harus dengan jorokin ke gabus, bikin jatuh, dan pukul-pukulan. Meskipun hanya dengan gabus.

Dari sisi cerita terlalu banyak improvisasi sehingga sering terjadi judul dengan isinya tidak sejalan,tidak terarah, dan terkesan tidak teratur alurnya. Selingan itu perlu, improvisasi itu bagus, tapi tetep dalam jalan cerita itu akan lebih keren. Ini bukan kritikan sih, saya menyebutnya uneg-uneg saja, toh dari keseluruhan yang ditampilkan di Opera Van Java saya tetap kasih dua jempol.

Hiduplah humor Indonesia, biar masyarakat terhibur dan bisa tertawa meskipun negara ini sedang memprihatinkan.. 😀

Yang namanya legenda itu ndak bisa diulang, orang ingin bikin audisi untuk meregenerasinya, namun ciri khas yang melekat dalam diri legenda itu sulit untuk diduplikat. (Indro Warkop @ Hitam Putih)

Sumber gambar:

bicarafilm.com, srimulat.org, tombolesc.blogspot.com