Setelah melakukan perjalanan sekitar dua jam dari Yogyakarta, saya bersama teman-teman kantor akhirnya sampai di Magelang. Sebuah Kabupaten yang terkenal dengan keberadaan candi budha terbesar yaitu Candi Borobudur. Selain untuk keperluan meeting, kami juga ingin refreshing sejenak dari kegiatan menjadi “pujangga baris kode“. Singkatnya, setelah seharian meeting, tibalah hari esoknya untuk rafting. Sebelumnya kami melakukan pemanasan dengan main paintball dulu.
Jumat (20/12) pukul 09.00 WIB, saya dan teman-teman telah sampai di tepi sungai Progo untuk rafting. Saya sendiri belum bisa membayangkan tentang keadaan medan sungai dan jeramnya. Yang saya tahu saat itu hanyalah airnya yang berwarna coklat dan banyak bebatuan. Dipandu oleh instruktur dari Progo Xventours, kami mulai rafting dari tepian Sungai Progo di Hotel Puri Asri. Rafting sungai Progo ini masuk dalam kategori grade III. Lebih menantang daripada Sungai Elo tapi tidak seberat di Sungai Progo Bawah dan Serayu.
Karena ini baru pertama kalinya saya rafting maka antusiasme saya tinggi untuk menyusuri rute sepanjang 9 kilometer ini. Setelah sekitar kurang lebih satu kilometer kami bertemu dengan jeram pertama alias jeram welcome. kemudian berturut-turu disambut dengan jeram S, Little Budil, Rodeo, dll. Jeram Little Budil dan Jeram Rodeo merupakan jeram yang paling terkenal di rute ini. Jeram Little Budil adalah area jeram dimana terjadi penyempitan penampang sungai dengan gradien yang cukup curam. Sehingga menghasilkan jeram yang dahsyat dan arus air yang menghantam.
Di dalam perjalanan arung jeram ini, kami diajarin instruktur untuk melakukan beberapa atraksi di atas kapal. Kalo bahasanya orang motor itu freestyle. Teknik flip-flop, membalikkan kapal yang terbalik atau sengaja dibalikkan, atraksi memutar, renang jeram, kapal ngetril, perang air saling menjatuhkan biar tercebur di sungai, dll.
Setelah sekitar dua jam mengarungi Sungai Progo, sampailah kami di finish point di Jembatan Tempuran yang menghubungkan antara Magelang dengan Purworejo. Setelah naik ke darat, kami sudah dinanti dengan kelapa muda yang masih segar ditemani dengan beberapa jajanan pasar. Puas!
Fasilitas Rafting Sungai Progo Atas :
- River Guide di tiap kapal
- Asuransi
- Rafting Equipment (Helmet, Life Jacket, Paddle, Boat)
- Makan siang
- Kelapa muda + snack (di finish point)
- Dokumentasi
- Transportasi dari finish point kembali ke base camp.
No related posts.













by Triunt
27 Jan 2012 at 13:15
itu napa ada juga masih keingetan planking *tepokjidat*
by andinoeg
27 Jan 2012 at 14:47
mantap, dah lama nich gak ke alam bebas
by Aditya Eka Prawira
27 Jan 2012 at 22:14
sumpah itu asik banget.
Kenapa ada yang planking gitu HAhaha. ucu
by ael
29 Jan 2012 at 01:22
ra jak-jak
by Hdhe16
02 Feb 2012 at 12:12
Wah, kalo di desaku namanya bukan rafting, tapi arung jeram
by areximut
06 Feb 2012 at 03:20
wah asyik juga nich kegiatannya, jadi kepingin rafting tapi dibengawan solo bisa ndak ya? he he
by rotyyu
08 Feb 2012 at 18:15
Jadi pengen rafting
by giewahyudi
09 Feb 2012 at 02:43
Eh itu gambar ketiga keren, kayak lagi karam.
Yang terakhir itu juga nyleneh, yang lain pada narsis lha kok malah planking?
by anonim
18 Feb 2012 at 12:12
sorry bro, kalo di arung jeram itu biasa disebut perahu, bukan kapal
by gizhworld
20 Feb 2012 at 17:46
wahhh jd kepingin rafting
by lowongan kerja
27 Mar 2012 at 16:22
wow.. sepertinya seru sekali di arus yang deras. jadi pingin ikutan juga rafting di sungai progo.