— sedang menyusuri di kawasan persawahan dan kebun tebu.

— sedang menyusuri di kawasan persawahan dan kebun tebu.

Mendekati penghujung bulan Januari, di saat pekerjaan sedang kebut-kebutan, kemarin (27/1) saya dan teman-teman kantor ingin sekadar melepas penat dengan mengadakan acara bersepeda santai jelajah pedesaan di Jogja. Acara santai ini dicetuskan oleh big boss yang memang suka berolahraga, kemudian mengajak segenap karyawannya untuk ikut menjaga kebugaran badan dengan berolahraga.

Rute yang dipilih yakni menjelajahi jalan-jalan pedesaan dari Imogiri menuju Pantai Depok, Bantul. Sebuah rute yang awalnya saya pikir cukup panjang dan melelahkan, karena jika dihitung-hitung dari Google Maps, kami akan menempuh perjalanan kurang lebih 20 kilometer. Fiuh, apalagi jika mengetahui fakta bahwa saya sudah lama sekali tidak berolahraga. Jangankan berolahraga, bangun pagi saja aku sulit. Niat jogging pun hanya sekadar wacana.

— istirahat sejenak, sudah sekitar 3/4 perjalanan.

— istirahat sejenak, sudah sekitar 3/4 perjalanan.

Pukul 06.00 kami berkumpul di kantor, kemudian dijemput mobil untuk dibawa ke start point di depan pasar di daerah Imogiri. Pada perjalanan kali ini kami dipandu oleh crew dari JavaBali Trans Wisata yang membawa sepeda sewaan lengkap dengan pemandunya. Biaya penyewaan sepeda Rp.75.000 per unit dan biaya untuk tim pemandu plus mobil pengangkut sepeda adalah Rp. 300.000. Jadi kami tinggal mengayuh saja mengikuti rute yang telah ditentukan oleh crew pemandu.

Perjalanan kami sangat menyenangkan. Melewati jalan pedesaan, masuk ke kampung-kampung, menikmati hamparan tanaman padi yang siap dipanen, dan berfoto di tepi sungai. Setidaknya itu merupakan faktor yang membuat kami tidak merasa lelah. Kesenangan kami pun mengalir mengikuti arus dalam aktivitas yang menyehatkan.

— menyusuri tanggul di tepi sungai, jalan tidak semulus kulitmu.

— menyusuri tanggul di tepi sungai, jalannya tidak semulus kulitmu, Dik. 😀

mursid bersepeda

— Kalau sudah sampai di sini, berarti sudah sangat dekat dengan Pantai Depok.

Setelah mengayuh sepeda kurang lebih 1,5 jam, sampailah kami di titik pemberhentian di Pantai Depok, sebuah pantai yang biasa dipakai untuk wisata, tempat berlabuh para nelayan yang kembali dari melaut, tempat pelelangan ikan, dan tempat untuk berkuliner seafood yang murah meriah. Yak, sudah pasti kami pun bersegera untuk makan siang dengan seafood di salah satu tempat yang sudah kami pilih di kawasan pantai ini.

— Kapal nelayan yang baru berlabuh, dikerubuti pembeli ikan di Pantai Depok

— Kapal nelayan yang baru berlabuh, dikerubuti pembeli ikan di Pantai Depok

Yang penting sepedaan-nya, bukan sepedanya. — Solo Last Friday Ride