Perjalanan ke Timur: Goa Gong dan Pantai Klayar

#ButuhPiknik
#ButuhPiknik

Perjalanan ke timur bersama teman sekantor ini sebenarnya sudah agak lama terjadi. Namun baru sempat saya tuliskan di sini. Setelah beberapa kali menunda rencana piknik ini karena hujan abu gunung Kelud dan hujan abu (dikit) dari gunung Merapi. Akhirnya saya berenam berangkat ke Pacitan, Jawa Timur.

Perjalanan seharian ini cukup santai, diawali dengan sarapan di Sop Ayam Pak Min, Klaten, kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju ke Pacitan melewati jalur Wonogiri. Tujuan perjalanan kami adalah menikmati Goa Gong dan Pantai Klayar.

Goa Gong, Goa Terindah se-Asia Tenggara

Goa Gong terletak di Kecamatan Punung, sekitar 37 kilometer dari Kota Pacitan. Goa Gong yang katanya merupakan goa paling indah se-Asia Tenggara ini sebenarnya sudah pernah saya kunjungi sewaktu masih SD, ini adalah kali kedua saya berkunjung. Setelah lebih dari 10 tahun kemudian, Goa Gong sudah banyak berubah dan berbenah. Jelas lebih rapi dan menawan.

Tiket masuk ke Goa Gong murah sekali, saya lupa berapa tepatnya tapi kurang dari 10 ribu. Perjalanan menyusuri goa sekitar satu jam dengan jarak tempuh sekitar 300 meter. Dinamakan Goa Gong karena stalaktit dan stalakmit yang berbunyi seperti suara gong ketika dipukul. Goa Gong hanya memiliki satu akses pintu, untuk masuk dan keluar melewati pintu yang sama. Jadi, menyusuri Goa Gong adalah perjalanan memutar.

Pantai Klayar

Perjalanan berikutnya adalah Pantai Klayar. Kami menempuh jarak 12 kilometer dari Goa Gong atau sekitar 40 kilometer dari Kota Pacitan. Jalan menuju ke sananya pun tidak bagus, tapi juga tidak jelek atau curam. Sekilas kesan ketika sampai di pantai Klayar adalah sebuah pantai berpasir putih yang dikelilingi bukit dengan warna air laut yang biru. Dengan keindahan batu karang yang menjulang dan bibir pantai yang cekung, pantai ini mulai banyak menyita perhatian wisatawan.

“Pantai ini sekarang sudah rame, mas. Kalau dulu cuman pas hari libur saja. Tapi ya ini merupakan berkah buat warga”, ujar salah seorang warga pengelola mainan ATV.

Sebenarnya saya dan teman-teman ingin juga menikmati keindahan pantai Soge yang terkenal itu, atau pantai Teleng Ria yang dekat dengan Pantai Klayar. Namun ternyata waktu satu hari tidak cukup untuk mengunjunginya. Kami pun pulang ke Jogja melewati jalur Gunung Kidul.

Satu kesan yang paling mencolok dari perjalanan ini adalah jalanan di Jawa Timur itu bagus ya, aspalnya mulus. Berbeda sekali ketika masuk ke daerah Jawa Tengah yang bergelombang dan penuh lubang. Bukti bahwa pembangunan infrastruktur Provinsi Jawa Timur memang bagus.

Front end Designer & Web Developer, (katanya sih) Blogger, Milo Dinosaurus Lover, fans Real Madrid dan penyuka angka tujuh.

7 comments On Perjalanan ke Timur: Goa Gong dan Pantai Klayar

Leave a Reply

Site Footer

Perjalanan ke Timur: Goa Gong dan Pantai Klayar

by Setiyo Mursid time to read: 2 min
7