<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mursid.web.id</title>
	<atom:link href="http://mursid.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mursid.web.id</link>
	<description>Blognya Mursid dan semua tentang Mursid</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 09:47:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Es Lilin Njonja Besar, Es Tempoe Doeloe Dengan Kemasan Modern</title>
		<link>http://mursid.web.id/es-lilin-njonja-besar.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/es-lilin-njonja-besar.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 09:41:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Goyang Lidah]]></category>
		<category><![CDATA[es lilin]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[njonja besar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan es krim memang sudah sangat ekstrim, berbagai macam variasi dan rasa seolah terus berkembang tiap ganti musim. Namun siapa sangka, di tengah ekstrimnya persaingan perusahaan es krim dalam mempertahankan produknya, masih dapat kita jumpai es krim tempoe doeloe yang lebih sering disebut Es Lilin. Menarik, unik, dan enak. Itulah kesan pertama ketika saya menemukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_756" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/DSC03562.jpg"><img class=" wp-image-756 " title="es lilin njonja besar" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/DSC03562.jpg" alt="es lilin njonja besar" width="480" height="360" /></a><p class="wp-caption-text">es lilin njonja besar - duo cup</p></div>
<p>Perkembangan es krim memang sudah sangat ekstrim, berbagai macam variasi dan rasa seolah terus berkembang tiap ganti musim. Namun siapa sangka, di tengah ekstrimnya persaingan perusahaan es krim dalam mempertahankan produknya, masih dapat kita jumpai es krim <em>tempoe doeloe</em> yang lebih sering disebut <strong>Es Lilin</strong>.<span id="more-755"></span></p>
<div id="attachment_757" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/2012-05-11-15.35.53.jpg"><img class="size-full wp-image-757" title="es lilin njonja besar" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/2012-05-11-15.35.53.jpg" alt="es lilin njonja besar" width="450" height="600" /></a><p class="wp-caption-text">es lilin njonja besar</p></div>
<p>Menarik, unik, dan enak. Itulah kesan pertama ketika saya menemukan sekumpulan es lilin di sebuah cafe saat jalan-jalan ke Kebun Gembira Loka, Yogyakarta. Es Lilin yang diberi nama <strong>Njonja Besar</strong> ini adalah produk es lilin<em> tempoe doeloe</em> dengan kemasan modern. Seakan bernostalgia dengan es krim tradisional ini, saya tetap merasa keistimewaan rasa yang benar-benar <em>maknyuus!</em></p>
<p><strong>Es lilin Njonja Besar</strong> ini bukan hanya bisa dijumpai di Jogja, tapi juga berbagai kota di Jawa dan Bali. Soal rasa mereka mampu bersaing. Berbagai variasi telah diproduksi dari es lilin Njonja Besar ini seperti rasa Durian, Mocca, Ketan ireng, Kacang Ijo, Kelapa, Alpukat, Sirsak, Strawberry, Nangka, dll.</p>
<div id="attachment_759" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/DSC03565.jpg"><img class=" wp-image-759 " title="es lilin njonja besar" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/DSC03565.jpg" alt="es lilin njonja besar" width="480" height="360" /></a><p class="wp-caption-text">es lilin njonja besar</p></div>
<p>Penasaran? silahkan dicoba. Cari di restoran, tempat makan, swalayan, atau SPBU besar. Biasanya di situ kita dapat menjumpainya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/es-lilin-njonja-besar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Back Up Blog WordPress Dengan BackWPup</title>
		<link>http://mursid.web.id/back-up-blog-wordpress-dengan-backwpup.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/back-up-blog-wordpress-dengan-backwpup.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 06:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[back up]]></category>
		<category><![CDATA[dropbox]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=745</guid>
		<description><![CDATA[Cuman ingin berbagi saja tentang langkah preventif untuk mengamankan blog dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam hal ini adalah blog yang berbasis WordPress. Pengalaman saya yang dulu awal ngeblog (tahun 2006-2007) memakai server gratisan yang akhirnya harus merelakan konten blog hilang, dan beberapa gangguan teknis lainnya membuat saya harus mengambil langkah pencegahan, meskipun untuk sekarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_750" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/wordpress.jpg"><img class=" wp-image-750  " title="Back Up Blog WordPress Dengan BackWPup" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/wordpress.jpg" alt="Back Up Blog WordPress Dengan BackWPup" width="180" height="108" /></a><p class="wp-caption-text">Back Up Blog WordPress</p></div>
<p>Cuman ingin berbagi saja tentang langkah preventif untuk mengamankan blog dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam hal ini adalah blog yang berbasis <a title="wordpress self-hosting" href="http://wordpress.org" target="_blank">WordPress</a>. Pengalaman saya yang dulu awal ngeblog (tahun 2006-2007) memakai <em>server</em> gratisan yang akhirnya harus merelakan konten blog hilang, dan beberapa gangguan teknis lainnya membuat saya harus mengambil langkah pencegahan, meskipun untuk sekarang <em>server</em> yang dipakai di blogku ini sangat handal dan berkualitas. Tapi tetap harus jaga-jaga.</p>
<p>Atas rekomendasi dari <a title="thomas arie setiawan" href="http://orangescale.net/" target="_blank">Thomasarie</a>, saya memasang <em>plugin</em> <a title="back up WP" href="http://wordpress.org/extend/plugins/backwpup/" target="_blank">BackWPup </a>yang intinya untuk melakukan <em>back up</em> data blog kita secara otomatis ke media penyimpanan yang kita inginkan. <em>Plugin</em> ini memang pantas direkomendasikan karena fiturnya sangat komplit. Kamu bisa memilih <em>file</em> apa saja yang akan di-<em>back up</em> dan ke mana <em>file back up</em> itu akan disimpan.<span id="more-745"></span></p>
<div id="attachment_746" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/backup.jpg"><img class="size-full wp-image-746" title="backup blog wordpress" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/backup.jpg" alt="backup blog wordpress" width="500" height="218" /></a><p class="wp-caption-text">pilih file mana saja yang mau disimpan</p></div>
<p>Langkahnya pun cukup mudah. Silahkan instal plugin <a title="back up blog wordpress" href="http://wordpress.org/extend/plugins/backwpup/" target="_blank">BackWPup </a>ke blog <em>WordPress</em>-mu, kemudian pilih <em>file</em> mana yang mau di-<em>back up</em> (saya memilih semua) dan mau disimpan di mana. Dalam hal ini saya menyimpannya di akun <a title="dropbox media penyimpanan" href="http://dropbox.com" target="_blank">Dropbox </a>yang sudah tersinkronisasi dengan laptop. Pilihan penyimpanan lainnya bisa disimpan di hosting sendiri (tidak rekomendid karena <em>space</em> akan membengkak), bisa dikirim sebagai <em>attachment</em> ke email tapi ada maksimum <em>size</em>, bisa juga disimpan ke <em>Amazon S3, FTP, SugarSync, Google Storage, Microsoft Azure</em>, dan <em>Rackspace Cloud</em>.</p>
<div id="attachment_747" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/dropbox.jpg"><img class="size-full wp-image-747" title="backup blog wordpress" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/05/dropbox.jpg" alt="backup blog wordpress" width="500" height="119" /></a><p class="wp-caption-text">saya memilih menyimpan di Dropbox</p></div>
<p>Barangkali ada teman-teman yang ingin berbagi pengalaman? Monggo.. Semoga bermanfaat <img src='http://mursid.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/back-up-blog-wordpress-dengan-backwpup.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Tentang Menjadi Admin di Twitter</title>
		<link>http://mursid.web.id/akun-informasi-kota-solo.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/akun-informasi-kota-solo.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 05:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[admin twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Solo]]></category>
		<category><![CDATA[sosial media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi admin akun twitter, entah menjadi profesi atau sekadar hobi tergantung person masing-masing yang menjalani. Berhubung saya kebetulan juga &#8216;sok-sokan&#8216;  mengelola beberapa akun twitter. Maka, dalam tulisan kali ini saya akan sedikit berbagi dan bercerita enak dan tidaknya menjadi admin akun twitter. Selain akun pribadi di @mursid88, saya mengelola akun informasi salah satu kota di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="twitter" src="http://darmawanku.files.wordpress.com/2010/04/twitter-primary.jpg" alt="" width="202" height="108" />Menjadi admin akun twitter, entah menjadi profesi atau sekadar hobi tergantung person masing-masing yang menjalani. Berhubung saya kebetulan juga &#8216;<em>sok-sokan</em>&#8216;  mengelola beberapa akun twitter. Maka, dalam tulisan kali ini saya akan sedikit berbagi dan bercerita enak dan tidaknya menjadi admin akun twitter.</p>
<p>Selain akun pribadi di <a href="http://twitter.com/mursid88" target="_blank">@mursid88</a>, saya mengelola akun informasi salah satu kota di Jawa Tengah, akun <a href="http://bengawan.org" target="_blank">komunitas Bengawan</a>, serta beberapa akun twitter iseng lainnya. Dalam hal ini saya akan tulis pendapat dan pengalaman saya menjadi admin akun informasi kota.<span id="more-652"></span></p>
<p>Menjadi admin itu kadang asik, kadang geregetan, kadang santai, kadang serius, dan kadang-kadang <em>nyepik</em>. *<em>ups</em>*. Asiknya adalah ketika tahu bahwa informasi <em>tweet</em> yang kita sampaikan bisa bermanfaat bagi penyimaknya. Geregetan kalau ketemu sama penyimak yang malas (akan saya jelaskan nanti). Santai, serius dan kadang dibumbui dengan <em>sepikan</em> itu tergantung masalah hati kalau kata si <a href="http://twitter.com/sofyanr" target="_blank">Sofyanr</a>.</p>
<div id="attachment_653" class="wp-caption aligncenter" style="width: 557px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/04/Untitled-1.jpg"><img class="size-full wp-image-653" title="add new tweet" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/04/Untitled-1.jpg" alt="add new tweet" width="547" height="286" /></a><p class="wp-caption-text">panel new tweet di tweetdeck</p></div>
<h3>Efek Positif</h3>
<ol>
<li>Informasi yang disampaikan lebih <em>up to date</em> dan bersifat <em>real time</em>. Dengan twitter orang akan lebih cepat tahu apa saja yang terjadi di kotanya dari mana saja dan kapan saja.</li>
<li>Saling berbagi dan bercerita tentang apa saja yang ada di kotanya,baik sejarah, kuliner, budaya, wisata dan informasi umum lainnya.</li>
<li>Kita jadi tahu sesuatu yang belum pernah kita ketahui di kota tersebut lewat cerita yang dibagikan followers. Karen admin juga manusia pastinya.</li>
</ol>
<h3>Efek Negatif</h3>
<p>Beberapa penyimak jadi manja dan malas. Dikit-dikit tanya padahal kalau mau berusaha dikit saja pasti sudah dapat jawabannya. Misalnya <em>googling</em> atau langsung <em>survey</em> lokasi. Yang paling bikin gregetan itu ketika ada pertanyaan :</p>
<ol>
<li>&#8220;Min, daerah sekitar rumahku nanti sore hujan gak ya?&#8221;,<em> lha mbok kira admin kuwi pawang udan?</em>  ( kamu kira admin itu pawang hujan? )  -__-&#8221;.</li>
<li>&#8220;Min, cari tempat camping di Solo yang bisa buat kegiatan memancing dan deket pantai di mana ya?&#8221;, Yassalaaaam, di Solo cari pantai? Anak <em>wedangan</em> mana loe? hahaha..</li>
<li>&#8220;Min, kalau mau cari kost di belakang kampus itu di mana aja ya?&#8221;, sebenarnya ini bertanya dan dijawab sendiri. Karena di belakang kampus itu adalah wilayah yang dipenuhi kost-kost&#8217;an. Demikian.</li>
</ol>
<h3>Fakta tentang Followers</h3>
<ol>
<li>Followers itu paling suka twitnya di-<em>retweet</em>, bahkan sebagian merasa bangga dan seneng banget.</li>
<li>Followers itu suka disapa untuk sekadar selingan dari <em>tweet</em> yang berisi informasi.</li>
<li>Followers sudah cerdas. Mereka bisa membedakan mana akun yang bermanfaat, mana akun yang cuman jualan, mana akun yang kurang valid rekomendasinya, dan mana akun yang pantas dan rekomendid untuk diikuti.</li>
<li>Followers tetep banyak yang mensyen dengan kalimat &#8220;follback eaa kakaaaak..&#8221;</li>
<li>Banyak followers yang avatarnya cantik tapi twitnya galau dan mengeluh terus.. #eaaa</li>
<li>Followers selalu penasaran dengan sosok admin.</li>
<li>Followers loyal akan selalu mengabarkan.</li>
<li>dll.</li>
</ol>
<p>Intinya, jadi admin itu kudu tetep hati-hati. <em>The more followers you have, the more responsibilities you get..</em> *nggak tau bener apa nggak bahasa inggrisnya..* haha..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/akun-informasi-kota-solo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Emisi Website Pemkot Surakarta</title>
		<link>http://mursid.web.id/uji-emisi-website-pemkot-surakarta.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/uji-emisi-website-pemkot-surakarta.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Mar 2012 17:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngobrolin Desain]]></category>
		<category><![CDATA[esemka rajawali]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[web design]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[Kalau Senin kemarin mobil Esemka Rajawali buatan anak SMK di Solo itu telah menjalani uji emisi. Perkenankan di tulisan ini saya ingin sekadar &#8220;Uji Emisi&#8221; tentang website yang mempunyai titel &#8220;Portal Informasi Kota Surakarta&#8221; yang tidak lain adalah website resmi Pemerintah Kota Surakarta yang beralamat di http://surakarta.go.id. Maaf, bukan bermaksud sok ngerti, mendiskreditkan atau menggurui. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_640" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/1.jpg"><img class="size-full wp-image-640" title="portal informasi Solo" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/1.jpg" alt="portal informasi Solo" width="500" height="250" /></a><p class="wp-caption-text">website pemerintah kota Surakarta</p></div>
<p>Kalau Senin kemarin mobil <strong>Esemka</strong> <strong>Rajawali</strong> buatan anak SMK di Solo itu telah menjalani uji emisi. Perkenankan di tulisan ini saya ingin sekadar &#8220;<em>Uji Emisi</em>&#8221; tentang <em>website</em> yang mempunyai titel &#8220;<strong>Portal Informasi Kota Surakarta</strong>&#8221; yang tidak lain adalah website resmi Pemerintah Kota Surakarta yang beralamat di <a href="http://surakarta.go.id" target="_blank">http://surakarta.go.id</a>.</p>
<p>Maaf, bukan bermaksud sok ngerti, mendiskreditkan atau menggurui. Tapi kebetulan tema tulisan kali ini memang sesuai dengan profesi saya yang katanya sebagai web desainer. Saya di sini hanya ingin sekadar berbagi pengalaman karena saya juga masih dalam tahap belajar. <span id="more-639"></span></p>
<p>Sebagai seseorang yang dikatakan <em>Wong Solo</em> yang rumah sebenarnya di Sukoharjo ini, saya selalu ingin mencari tahu informasi terbaru tentang Kota <a href="http://bengawan.org" target="_blank">Bengawan </a>ini. Caranya ya aktif mengunjungi <em>website</em> informasi resmi dari Pemkot Solo seperti yang kusebut di atas. Keputusan saya untuk berkunjung ke <a href="http://surakarta.go.id" target="_blank">http://surakarta.go.id</a> memang tidak salah, karena di <em>website</em> tersebut saya bisa tahu apa saja yang terjadi di Solo, event apa saja yang akan diselenggarakan pada tahun 2012 ini, dsb.</p>
<p>Dari sisi konten dan <em>update</em> berita bisa dibilang aktif diperbarui. Paling tidak ini adalah nilai <em>plus</em> untuk jenis <em>website</em> pemerintahan dibandingkan dengan <em>website</em> sejenis lainnya. Karena saya sebagai orang Solo merasa &#8220;<em>Melu nduweni</em>&#8220;, izinkanlah saya untuk memberikan secuil masukan terutama dalam hal tampilan <em>website</em> Pemkot Surakarta agar lebih baik dan menarik.</p>
<h3>1. Pemilihan Warna.</h3>
<p>Dalam hal pemilihan warna, <em>website</em> Pemkot Surakarta menurut saya sudah sangat bagus. Selain kalem, juga sudah menggambarkan bahwa <strong>Solo adalah Kota Budaya</strong>.</p>
<h3>2. Header</h3>
<p>Untuk bagian atas ini saya juga sudah merasa nyaman. Logo, <em>slider</em> gambar dan menu navigasi kiranya sudah cukup bagus dan tidak membingungkan pengunjung. Namun di bagian paling atas di website tersebut dipasang semacam tempat untuk <em>login user</em>. Menurut pandangan singkat saya ini tidak perlu. Karena yang bisa masuk ke halaman <em>dashboard</em> hanya admin dan penulis berita. Sehingga lebih baik tidak usah ditampilkan. Karena misalnya sistem keamanannya kurang bagus, akan mudah seorang <em>cracker</em> untuk usil dengan <em>form login</em>.</p>
<div id="attachment_641" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/2.jpg"><img class="size-full wp-image-641" title="halaman login" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/2.jpg" alt="halaman login" width="500" height="77" /></a><p class="wp-caption-text">form login tidak perlu ditampilkan</p></div>
<h3>3. Pop Up Event</h3>
<p>Nah, untuk bagian<em> pop up</em> yang isinya informasi <em>event</em> apa saja yang akan diselenggarakan bulan ini, mungkin maksudnya akan tampil sebagai sebuah <em>box</em> yang melayang di depan tampilan <em>website</em> untuk sementara waktu. Tujuannya agar pengunjung akan melihat bagian itu untuk pertama kalinya ketika datang. Tapi sayangnya ketika <em>pop up</em> ini muncul, kenapa <em>slider</em> yang di belakangnya bisa tergeser ke bawah ya? harusnya menutupi untuk sementara. Solusinya dari kode CSS-nya, tambahkan properti <strong>z-index</strong> untuk mengatur layer depan dan belakang.</p>
<div id="attachment_642" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/3.jpg"><img class="size-full wp-image-642" title="event kota Solo 2012" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/3.jpg" alt="event kota Solo 2012" width="500" height="427" /></a><p class="wp-caption-text">pop up event yang menggeser slider</p></div>
<h3>4. Slider Content</h3>
<p>Saya suka dengan tampilan slidernya. Seperti <em>slider</em> pada umumnya memang seperti itu. Hanya saja pada bagian yang menampilkan isi di sebelah kiri. Dengan judul berukuran font yang sebesar itu kenapa tidak berupa link ya? sehingga tidak bisa diklik untuk melihat detail tulisan. Terus di mana biar kita bisa ngeklik? Ternyata pada tulisan kecil &#8220;<strong>lanjut baca</strong>&#8221; baru bisa diklik. Memang benar aturan<em> read more</em> (lanjut baca) itu untuk melihat detail, tapi judul juga harus <em>clickable</em>.</p>
<div id="attachment_643" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/7.jpg"><img class="size-full wp-image-643" title="slider content" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/7.jpg" alt="" width="500" height="299" /></a><p class="wp-caption-text">slider: Judul yang tidak clickable</p></div>
<h3>5. Box Content</h3>
<p>Tampilan list berita yang disusun dalam bentuk kotak yang isinya list judul berita yang disertai<em> thumbnail image</em> dan <em>excerpt</em> sudah bagus. Tinggal diseragamkan saja ukuran tinggi minimal box dan <em>thumbnail image</em>-nya agar terlihat rapi.</p>
<div id="attachment_644" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/4.jpg"><img class="size-full wp-image-644" title="berita Kota Solo" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/4.jpg" alt="" width="500" height="348" /></a><p class="wp-caption-text">box content tinggal dirapikan dikit</p></div>
<h3>6. Gallery Photo</h3>
<p>Nah ini yang membuat aku sedikit bingung. Tulisan <em>heading</em>-nya galeri foto, <em>background</em>-nya juga bentuknya bingkai foto. Tapi isinya kok malah tulisan dalam bentuk list ya? paling tidak kalau kita sekilas berpikir, itu harusnya berisi foto. Sedangkan kotak sejenis di sebelahnya dibiarkan kosong.</p>
<div id="attachment_645" class="wp-caption aligncenter" style="width: 467px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/5.jpg"><img class=" wp-image-645 " title="frame foto" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/5.jpg" alt="" width="457" height="189" /></a><p class="wp-caption-text">bingkai dan galeri yang tertukar</p></div>
<h3>7. Widget Footer</h3>
<p>Nah, lha ini di kotak yang paling kiri malah isinya foto. Maksudnya galeri foto ya? mungkin bisa dipindah ke tempat galeri foto yang di atas itu.</p>
<div id="attachment_646" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/6.jpg"><img class="size-full wp-image-646" title="widget footer" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/6.jpg" alt="" width="500" height="95" /></a><p class="wp-caption-text">galeri foto mencelat ke footer ternyata</p></div>
<h3>8. Contact</h3>
<p><em>Website</em> ini memang di bawah asuhan<strong> Diskominfo Surakarta</strong>. Untuk kontaknya memang harus ada untuk informasi lebih lanjut. Bisa dipasang di <em>sidebar</em> seperti sekarang ini, atau alternatifnya ditampilkan di bagian <em>footer</em> paling bawah.</p>
<p>Demikian tadi beberapa bagian yang saya bahas satu per satu. Saya tidak menyalahkan tampilan, hanya memberi masukan dan solusi biar <em>website</em> kita bersama itu menjadi lebih baik. Standar penilaian untuk website ini tidak muluk-muluk, seperti <em>website</em> pada umumnya saja.</p>
<h3>Butuh Referensi?</h3>
<p>Apakah butuh bahan rujukan dan referensi tampilan? silahkan berkunjung ke website <a href="http://bengawan.org" target="_blank">http://bengawan.org</a> (bukan promos<em>i,</em> cuman<em> ngiklan).</em></p>
<div id="attachment_647" class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/bengawan_org.jpg"><img class="size-full wp-image-647" title="komunitas bengawan" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/03/bengawan_org.jpg" alt="" width="580" height="454" /></a><p class="wp-caption-text">website komunitas bengawan</p></div>
<p>Apabila ada pendapat saya yang kurang berkenan, saya mohon maaf lho ya. Cuman iseng daripada begadang cuman melototin <em>twitter</em>. Matur nuwun. <img src='http://mursid.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/uji-emisi-website-pemkot-surakarta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghias Tampilan Background Profile di Facebook</title>
		<link>http://mursid.web.id/facebook-timeline-design-inspiration.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/facebook-timeline-design-inspiration.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 06:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngobrolin Desain]]></category>
		<category><![CDATA[desain background]]></category>
		<category><![CDATA[facebook timeline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu ini aku tumben jadi aktif banget fesbukan. Aktif bikin status dan berbagi foto. Padahal sebelumnya itu aku login facebook aja belum tentu sebulan sekali. Sesaat kemudian aku berhenti di profil facebook-ku sendiri.  Aku pikir tampilan baru facebook timeline dengan fitur background profile-nya ini sangat menggelitik untuk didesain. Maka isenglah aku untuk sekadar bikin coretan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_633" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://facebook.com/mursid88"><img class="size-full wp-image-633" title="desain facebook profile" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Setyo-Mursid-133209-copy.jpg" alt="" width="550" height="303" /></a><p class="wp-caption-text">desain background profile di facebook-ku</p></div>
<p>Seminggu ini aku tumben jadi aktif banget <a href="http://facebook.com/mursid88" target="_blank">fesbukan</a>. Aktif bikin status dan berbagi foto. Padahal sebelumnya itu aku login <em>facebook</em> aja belum tentu sebulan sekali. Sesaat kemudian aku berhenti di profil facebook-ku sendiri.  Aku pikir tampilan baru <em>facebook timeline</em> dengan fitur <em>background profile</em>-nya ini sangat menggelitik untuk didesain. Maka isenglah aku untuk sekadar bikin coretan yang akan menghiasi <em>background profile</em> tersebut. Sekalian buat promosi URL blog, follow akun <a href="http://twitter.com/mursid88" target="_blank">twitterku</a>, dan sekadar personal branding. Maka, jadilah seperti <em>screenshot</em> profil facebook-ku di atas itu.<span id="more-632"></span></p>
<p>Sekadar berbagi saja, sekecil dan sesimpel apapun sebuah <em>space</em> kosong bisa kita manfaatkan untuk ajang kreativitas. Teman sekaligus mantan dosen saya <a title="masiqbal" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1503512917" target="_blank">Masiqbal </a>juga begitu, dia bikin <em>background</em> yang simpel tapi unik. Seperti yang aku <em>screenshot</em> di bawah ini.</p>
<div id="attachment_634" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Iqbal-Disini-133853-copy.jpg"><img class="size-full wp-image-634" title="Iqbal Disini-133853 copy" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Iqbal-Disini-133853-copy.jpg" alt="" width="550" height="303" /></a><p class="wp-caption-text">tampilan background profile nya masiqbal</p></div>
<p>Barangkali ada teman-teman yang ingin menghiasi profil facebook-nya dengan desain yang lebih nyentrik dan menggelitik? Silahkan dibagikan nanti aku tambahkan di tulisan ini. Sekalian promosi tuh. Yuk!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/facebook-timeline-design-inspiration.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rafting di Sungai Progo Atas</title>
		<link>http://mursid.web.id/rafting-di-sungai-progo-atas.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/rafting-di-sungai-progo-atas.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 04:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[rafting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melakukan perjalanan sekitar dua jam dari Yogyakarta, saya bersama teman-teman kantor akhirnya sampai di Magelang. Sebuah Kabupaten yang terkenal dengan keberadaan candi budha terbesar yaitu Candi Borobudur. Selain untuk keperluan meeting, kami juga ingin refreshing sejenak dari kegiatan menjadi &#8220;pujangga baris kode&#8220;. Singkatnya, setelah seharian meeting, tibalah hari esoknya untuk rafting. Sebelumnya kami melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_618" class="wp-caption alignleft" style="width: 150px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/avatar_new.jpg"><img class=" wp-image-618 " title="avatar_new" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/avatar_new.jpg" alt="" width="140" height="140" /></a><p class="wp-caption-text">with pic = no hoax</p></div>
<p>Setelah melakukan perjalanan sekitar dua jam dari Yogyakarta, saya bersama <a title="salingsilang" href="http://salingsilang.com" target="_blank">teman-teman kantor</a> akhirnya sampai di Magelang. Sebuah Kabupaten yang terkenal dengan keberadaan candi budha terbesar yaitu Candi Borobudur. Selain untuk keperluan <em>meeting</em>, kami juga ingin <em>refreshing</em> sejenak dari kegiatan menjadi &#8220;<em>pujangga baris kode</em>&#8220;. Singkatnya, setelah seharian <em>meeting</em>, tibalah hari esoknya untuk <em>rafting</em>. Sebelumnya kami melakukan pemanasan dengan main <em>paintball</em> dulu.</p>
<p>Jumat (20/12) pukul 09.00 WIB, saya dan teman-teman telah sampai di tepi sungai Progo untuk rafting. Saya sendiri belum bisa membayangkan tentang keadaan medan sungai dan jeramnya. Yang saya tahu saat itu hanyalah airnya yang berwarna coklat dan banyak bebatuan. Dipandu oleh instruktur dari <strong>Progo Xventours</strong>, kami mulai <em>rafting</em> dari tepian Sungai Progo di Hotel Puri Asri.  Rafting sungai Progo ini masuk dalam kategori grade III. Lebih menantang daripada Sungai Elo tapi tidak seberat di Sungai Progo Bawah dan Serayu.<span id="more-617"></span></p>
<div id="attachment_619" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_167.jpg"><img class="size-full wp-image-619" title="progo rafting_167" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_167.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a><p class="wp-caption-text">kapal yang dipandu mas Upin</p></div>
<p>Karena ini baru pertama kalinya saya rafting maka antusiasme saya tinggi untuk menyusuri rute sepanjang 9 kilometer ini. Setelah sekitar kurang lebih satu kilometer kami bertemu dengan jeram pertama alias jeram welcome. kemudian berturut-turu disambut dengan jeram S, Little Budil, Rodeo, dll. Jeram <strong>Little Budil</strong> dan Jeram <strong>Rodeo</strong> merupakan jeram yang paling terkenal di rute ini. Jeram Little Budil adalah area jeram dimana terjadi penyempitan penampang sungai dengan gradien yang cukup curam. Sehingga menghasilkan jeram yang dahsyat dan arus air yang menghantam.</p>
<div id="attachment_620" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_49.jpg"><img class="size-full wp-image-620" title="progo rafting" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_49.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a><p class="wp-caption-text">melewati jeram Rodeo</p></div>
<div id="attachment_621" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_46.jpg"><img class="size-full wp-image-621 " title="progo rafting_46" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_46.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a><p class="wp-caption-text">derasnya jeram sampai kapal tak terlihat</p></div>
<p>Di dalam perjalanan arung jeram ini, kami diajarin instruktur untuk melakukan beberapa atraksi di atas kapal. Kalo bahasanya orang motor itu <em>freestyle</em>. Teknik flip-flop, membalikkan kapal yang terbalik atau sengaja dibalikkan, atraksi memutar, renang jeram, kapal <em>ngetril</em>, perang air saling menjatuhkan biar tercebur di sungai, dll.</p>
<div id="attachment_622" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_141.jpg"><img class="size-full wp-image-622" title="progo rafting_141" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/progo-rafting_141.jpg" alt="" width="550" height="302" /></a><p class="wp-caption-text">istirahat sejenak di tengah perjalanan</p></div>
<p>Setelah sekitar dua jam mengarungi Sungai Progo, sampailah kami di <em>finish point</em> di Jembatan Tempuran yang menghubungkan antara Magelang dengan Purworejo. Setelah naik ke darat, kami sudah dinanti dengan kelapa muda yang masih segar ditemani dengan beberapa jajanan pasar. Puas!</p>
<h3>Fasilitas Rafting Sungai Progo Atas :</h3>
<ul style="margin-left: 30px;">
<li><em>River Guide</em> di tiap kapal</li>
<li>Asuransi</li>
<li><em>Rafting Equipment (Helmet, Life Jacket, Paddle, Boat)</em></li>
<li>Makan siang</li>
<li>Kelapa muda + snack (di <em>finish point</em>)</li>
<li>Dokumentasi</li>
<li>Transportasi dari <em>finish point</em> kembali ke <em>base camp</em>.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/rafting-di-sungai-progo-atas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Add New Post</title>
		<link>http://mursid.web.id/add-new-post.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/add-new-post.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 16:54:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[bingung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=602</guid>
		<description><![CDATA[Add New Post — Membuat tulisan baru. Sebuah tombol yang sangat familiar buat blogger aliran WordPressiyah. Untuk sebagian orang, menekan tombol yang satu ini memang mudah dan bahkan go with the flow aja. Cuman buat saya, tombol Add New Post ini sangat sakral, angker, dan kadang menjadi momok munculnya kegalauan setelah melalui proses login blog. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_603" class="wp-caption aligncenter" style="width: 611px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/blog.jpg"><img class=" wp-image-603" title="sekadar coretan pelengkap" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2012/01/blog.jpg" alt="" width="601" height="194" /></a><p class="wp-caption-text">sekadar coretan pelengkap</p></div>
<p><strong>Add New Post</strong> — Membuat tulisan baru. Sebuah tombol yang sangat familiar buat blogger aliran WordPressiyah. Untuk sebagian orang, menekan tombol yang satu ini memang mudah dan bahkan <em>go with the flow</em> aja. Cuman buat saya, tombol <em>Add New Post</em> ini sangat sakral, angker, dan kadang menjadi momok munculnya kegalauan setelah melalui proses login blog.<span id="more-602"></span></p>
<p>Bagaimana tidak?</p>
<p><em>Lha wong</em> saya itu kalaupun mau menekan tombol itu, belum tentu saya akan nulis. Lha mau nulis apa? ide saja kosong, inspirasi buntu, untaian kata apa yang mau saya susun berjejer membentuk paragraf di kotak isian <em>new post</em> saja belum kebayang. Ya seperti sekarang ini, saya pun bingung. Tapi mungkin inilah cara saya menikmati keresahan berpikir, sekaligus mensyukuri masih diberi kesempatan untuk berhasil login di blog ini untuk setidaknya menelurkan sebuah tulisan. Mengapa bersyukur? Karena mungkin masih banyak saudara-saudara kita di luar sana yang belum mempunyai kesempatan untuk sekadar menuliskan keresahan yang sama.</p>
<p>Apakah dengan membikin tulisan yang tak jelas <em>sebenarnya mau nulis apa</em> ini juga bisa disebut apdet blog? Kalau apdet blog sih iya, kalau dibilang tulisan yang bagus sih<em> ya mbuh</em>, itu terserah <em>sampeyan</em> yang menilai. Saya kan sekadar nulis, dan kalian kan juga sekadar baca. Karena kalau saya bilang kalian sedang mampir ya maaf sekali, saya ndak punya apa-apa untuk disuguhkan. Tulisan yang nikmat, kata-kata yang lezat, dan deretan kalimat yang <em>kriuk</em> itu jauh dari kemampuan saya. Sepanjang saya masih nikmat untuk terus menggumuli kata demi kata ini, bisa jadi ini menjadi tulisan yang berarti. Setidaknya buat saya sendiri.</p>
<p>Nah! Sekarang bingung mau ngomong apa lagi. Ya sudah cukup di sini saja, nggak usah dipaksakan. Sekian dan <em>matur nuwun</em> sudah sudi menyimak.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/add-new-post.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nostalgia</title>
		<link>http://mursid.web.id/nostalgia.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/nostalgia.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 03:23:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[masa kecil]]></category>
		<category><![CDATA[nostalgia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[Kerinduan masa kecil selalu asyik buat mengisi waktu nganggurku. Membayangkan aku dulu itu gimana dan aku yang sekarang itu gimana jadi sedikit geli juga. Dulu masa kecilku ketika masih SD, mayoritas waktuku dihabiskan di dalam rumah. Main ke tempat tetangga? hampir tidak pernah karena dulu ibu sangat keras dan disiplin kepada anaknya. Siang hari wajib [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kerinduan masa kecil selalu asyik buat mengisi waktu nganggurku. Membayangkan aku dulu itu gimana dan aku yang sekarang itu gimana jadi sedikit geli juga.</p>
<p>Dulu masa kecilku ketika masih SD, mayoritas waktuku dihabiskan di dalam rumah. Main ke tempat tetangga? hampir tidak pernah karena dulu ibu sangat keras dan disiplin kepada anaknya. Siang hari wajib untuk tidur siang. Berani bandel? Jewer!! Malem selambat-lambatnya jam 9 aku pasti sudah siap untuk tidur, lampu dimatikan dan hanya terdengar sayup suara radio lawas merk &#8220;Nasional&#8221; yang disetel Bapak untuk mendengarkan siaran wayang kulit semalam suntuk. Kala itu rekaman Dalang Ki Narto Sabdo masih sering terdengar di radio-radio berfrekuensi AM. Oiya, kadang juga sempat lihat &#8220;Dunia Dalam Berita&#8221; di TVRI Nasional yang biasa dibawakan oleh Usi Karundeng dan Yan Partawijaya.<span id="more-592"></span></p>
<div id="attachment_594" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/IMG_0001s.jpg"><img class="size-full wp-image-594 " title="IMG_0001s" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/IMG_0001s.jpg" alt="" width="480" height="306" /></a><p class="wp-caption-text">fotoku dan adikku lagi bermain mobil-mobilan</p></div>
<p>Ketika SMP aku sudah boleh main. Kebetulan tidak jauh dari rumah ada sebidang tanah kosong yang tiap sore dipakai teman-teman kampung untuk bermain sepak bola. Aktivitas selebihnya aku di masjid. Ya, tidak boleh kaget ya! aku dari SD, SMP sampai SMA aktif sebagai remaja masjid. Pernah menang lomba cerdas cermat agama, bisa nulis kaligrafi, dan jadi penabuh rebana ketika ada pengajian <em>sholawatan</em>. Masjid Riyadh dan Masjid Assegaf di Pasar Kliwon Solo itu dulu salah satu tempat favoritku.</p>
<p>Tapi, semenjak kuliah sampai sekarang karena saking sibuknya dan lain hal yang tidak dapat dijelaskan, saya jadi tidak aktif ke masjid. *<em>ampuni aku ya Allah</em>* <img src='http://mursid.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Aku kangen masa-masa kecilku itu. Bisa main di kala sore, kumpul dengan Bapak dan Ibu tiap waktu, nyicipin masakan Ibu tiap hari, <span style="text-decoration: line-through;">dimandiin,</span> dll.</p>
<p>Kenangan waktu kecil yang paling membekas ketika terjadi kerusuhan Mei 1998 masih sangat jelas terngiang dalam ingatanku. Dulu setelah <em>geger </em>tersebut, paginya aku diajak Bapak untuk keliling Solo melihat banyak toko di Kota Bengawan ini ludes terbakar dan terjadi penjarahan. Matahari Singosaren, dan Atrium 21 Solobaru ludes. Padahal dulu itu tempat favoritku bersama orang tuaku untuk <em>refreshing</em>.</p>
<p>Oiya, waktu masih TK pelipis kiriku pernah sobek gara-gara kejedot ayunan. Jadi ceritanya aku masih TK, masih sangat polos dan temanku tiba-tiba ngagetin aku pake topeng Batman. Aku kaget, lari ketakutan dan kejedot. Akhirnya dijahit dan masih sedikit membekas sampai sekarang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/nostalgia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Socialscope</title>
		<link>http://mursid.web.id/socialscope.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/socialscope.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 10:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[ken arok]]></category>
		<category><![CDATA[socialscope]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=516</guid>
		<description><![CDATA[Minggu lalu, aku ketemu Andreanisme di RBI dan singkatnya dia udah pamer kalau sudah dapat invitasi dari Socialscope. Dalam hati saya itu jadi gregetan juga sih, antara iri karena pengen dan terhalang hoki. Lha wong saya itu udah rikues invitation code socialscope ini sejak Ken Arok masih gondrong-gondrongnya lho. FYI, Socialscope adalah aplikasi social media [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_523" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/socialscope.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-523" title="socialscope" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/socialscope-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">socialscope</p></div>
<p>Minggu lalu, aku ketemu <a href="http://andre.web.id" target="_self">Andreanisme</a> di RBI dan singkatnya dia udah pamer kalau sudah dapat invitasi dari <a href="http://getsocialscope.com" target="_self">Socialscope</a>. Dalam hati saya itu jadi <em>gregetan</em> juga sih, antara iri karena pengen dan terhalang hoki. <em>Lha wong</em> saya itu udah rikues <em>invitation code socialscope</em> ini sejak Ken Arok masih gondrong-gondrongnya lho.</p>
<p>FYI, Socialscope adalah aplikasi social media seperti <em>Ubersocial</em>, <em>Echofon</em>, dan sebangsanya itu. Tapi, yang bikin aplikasi ini terlihat eksklusif itu karena dari developernya menerapkan <em>private beta</em>. Sehingga hanya orang-orang yang terpilih lah yang dapat invitasi.<span id="more-516"></span></p>
<p style="text-align: left;">
<div id="attachment_521" class="wp-caption aligncenter" style="width: 634px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/socialscope1.jpg"><img class="size-full wp-image-521 " title="socialscope" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/socialscope1.jpg" alt="" width="624" height="401" /></a><p class="wp-caption-text">icon desktop dan halaman login socialscope</p></div>
<p>Iseng-iseng saya ulangi lagi. Kali ini Ken Arok sudah potong <em>mohawk</em> dan saya memakai <em>email</em> lain. Oke rikues telah terkirim. Dalam hati saya berkata &#8220;Barang siapa salah satu dari admin socialscope ini mau memberiku <em>invitation code</em>, kalo cewek akan kujadikan pacar kedua kalo cowok saya ucapkan terima kasih saja.</p>
<p>Selang semenit kemudian, handphone-ku melambai-lambai. Ada email masuk yang berjudul &#8220;<em><strong>Psst&#8230; You&#8217;re In! Welcome to Socialscope</strong></em>&#8220;. Kaget dan senang sih (biar dikata <em>ndeso</em> nggak masalah deh), kok cepat banget dikabulkan permintaanku. Saya jadi mikir, adakah korelasi antara Ken Arok yang sudah potong <em>mohawk</em> dengan dikabulkannya permintaan kode invitasi socialscope?</p>
<p>Singkatnya setelah selesai saya pasang di handphone, langsung cekidot apa saja isinya. Pertama kali yang tak cari adalah fitur &#8220;<strong>Mute</strong>&#8221; di <a href="http://twitter.com/mursid88" target="_self">Twitter</a>. Karena buat saya ini sangat penting. Ternyata ada, maka saya lanjut. Kalau seandainya tidak ada, saya pilih tidak jadi pakai sekali pun itu butuh perjuangan untuk mendapatkannya. Karena polusi timeline yang penuh dengan pencitraan itu membosankan, Jenderal!</p>
<div id="attachment_522" class="wp-caption aligncenter" style="width: 634px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/socialscope2.jpg"><img class="size-full wp-image-522 " title="socialscope" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/12/socialscope2.jpg" alt="" width="624" height="406" /></a><p class="wp-caption-text">tampilan Timeline, Settings &amp; Add Account</p></div>
<p>Kekurangannya, di Socialscope ini kayaknya belum ada fasilitas <em>Clear Cache</em>, emang tidak ada atau saya belum menemukannya. Karena penting juga untuk efektivitas<em> memory</em>. Selebihnya dan intinya, saya sangat suka dengan Socialscope. Apa buktinya? Sikap ini saya tunjukkan dengan secara langsung meng-<em>uninstall</em> ubersocial dari <em>handphone</em> saya. Hehehe..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/socialscope.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendukung Timnas dengan Caraku</title>
		<link>http://mursid.web.id/timnas-u23-indonesia.html</link>
		<comments>http://mursid.web.id/timnas-u23-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 08:45:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mursidaccess</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ngobrolin Desain]]></category>
		<category><![CDATA[garuda]]></category>
		<category><![CDATA[timnas indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mursid.web.id/?p=510</guid>
		<description><![CDATA[Sea Games XVI kali ini benar-benar menyita perhatian saya. Terutama cabang olahraga badminton dan sepak bola. Kemeriahan dan kemenangan terdengung di mana-mana. Bangga? Pasti! Suatu ketika aku sebenarnya ingin bagaimana caraku biar bisa ikut mengapresiasi kebanggaan ini. Karena saya itu sukanya ndesain, nggambar, ngurek-urek tembok kanvas digital. Ya sudah, mumpung tidak begitu disibukkan dengan pekerjaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_512" class="wp-caption alignleft" style="width: 130px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/11/timnas-1.jpg"><img class="size-full wp-image-512 " title="timnas u23" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/11/timnas-1.jpg" alt="" width="120" height="120" /></a><p class="wp-caption-text">dukung timnas</p></div>
<p><a href="http://seag2011.com/" target="_self">Sea Games XVI</a> kali ini benar-benar menyita perhatian saya. Terutama cabang olahraga badminton dan sepak bola. Kemeriahan dan kemenangan terdengung di mana-mana. Bangga? Pasti! Suatu ketika aku sebenarnya ingin bagaimana caraku biar bisa ikut mengapresiasi kebanggaan ini.</p>
<p>Karena saya itu sukanya ndesain, nggambar, ngurek-urek <span style="text-decoration: line-through;">tembok</span> kanvas digital. Ya sudah, mumpung tidak begitu disibukkan dengan pekerjaan aku iseng corat-coret bikin gambar yang menurutku ini &#8220;Garuda&#8221;. Semoga saja memang teman-teman yang melihatnya juga beranggapan sama bahwa ini gambar &#8220;Garuda&#8221;. Maaf <em>lha wong</em> saya ini cuman pemula dan masih jauh dari kata mahir dalam menggambar. Jadi ya seadanya saja.<span id="more-510"></span></p>
<div id="attachment_511" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/11/timnas23.jpg"><img class="size-full wp-image-511" title="timnas U23" src="http://mursid.web.id/wp-content/uploads/2011/11/timnas23.jpg" alt="" width="600" height="197" /></a><p class="wp-caption-text">beberapa coretan yang saya bikin</p></div>
<p>Gambar-gambar ini pun tidak saya publikasikan di jejaring sosial seperti <a href="http://twitter.com/mursid88" target="_self">twitter </a>dan <a href="http://facebook.com/mursid88" target="_self">facebook</a>. Selain sadar diri kalau ini cuman gambar yang nampak <strong>#biyasa</strong> saja, juga karena memang sudah ada yang lebih jago yaitu <strong>mas Waditya</strong>, pendiri <a href="http://menteridesainindonesia.blogspot.com/" target="_self">KDRI</a>. Jujur saya sangat ngefans sama beliau beserta desain-desainnya yang simpel tapi sangat menawan.</p>
<p>Ayo Timnas! Aku dukung U-23 menang di Sea Games 2011.</p>
<p>Demikian meskipun. <img src='http://mursid.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mursid.web.id/timnas-u23-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

