Menyoal Warung Padang

Kegundahanku dimulai ketika membaca tulisan PamanTyo yang berjudul “Warung Padang“. Dalam tulisan tersebut diceritakan tentang bagaimana sih warung padang dalam hal penyajian makanan?  Dengan percakapan ringan, Paman menyampaikan ( meski disamarkan dengan kata “mungkin” dan “barangkali” ) bahwa lauk dan Nasi di warung padang itu kalau tidak habis biasa didaur ulang. Aku pun tercengang dibuatnya. Meski aku juga sudah lama menduga, tapi memang betul adanya bahwa lauk yang tidak habis dalam sehari itu bisa didaur ulang untuk disajikan beberapa hari ke depan dengan kemasan berbeda.

Continue Reading

Srimulat, Warkop DKI, dan Generasi Dagelan Gabus

Menengok kembali tentang perkembangan dunia komedi di Indonesia, maka tak lengkap jika kita tidak bernostalgia dengan grup komedi humor yang telah melegenda yaitu Srimulat dan Warkop DKI. Meskipun sekarang sudah jarang terlihat di dunia hiburan, namun mayoritas masyarakat Indonesia pasti akan selalu mengenangnya.Mari kita sedikit ngomongin siapa sih Warkop DKI? siapa sih Srimulat? Warkop DKI Warkop DKI yang berawal dari sekumpulan mahasiswa UI, memulai karirnya pada September 1973 sebagai pengisi acara Warung kopi di radio Prambors. Grup lawak ini dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Karirnya yang berawal …

Continue Reading

Menikmati Perjalanan Senja Jogja-Solo

Suatu sore yang cerah dalam perjalananku pulang ke Solo, sebuah perjalanan wajib yang kulakukan ketika akhir pekan tiba untuk menyapa keluarga di rumah setelah 6 hari bekerja di Kota Jogja. Tumben banget aku bisa menikmati perjalanan kereta api Prambanan Express (Prameks) dengan menyenangkan. Cuacanya sore itu memang terlihat cerah. Tak setetes gerimis pun yang berani menjatuhkan diri yang biasanya datang dari langit sambil beraninya main keroyokan. Perjalananku sebelumnya  tidak lantas tidak menyenangkan, tapi khusus untuk yang kali ini terasa benar perasaan yang lebih kriuk dan lebih punya taste!.

Continue Reading

Paroden Boeat Apa Soesah (Paroden Basah)

Mengikuti dunia seni parodi dan humor di Kota Solo memang mempunyai kesan tersendiri, sungguh mengasyikkan. Meskipun memang sudah tidak begitu moncer (berjaya), namun masih terus eksis menghidupi atmosfer humor di kota bengawan ini. Setelah dulu aku pernah bahas tentang Orkes Humor Aseli Solo “Pecas Ndahe“, kali ini aku ingin me-review favorit kedua yang tak kalah lucu, yaitu Grup teather humor “Paroden Basah“. Paroden Basah yang konon berdiri pada 10 Januari 2002 ini berawal dari kumpulan para penggiat teather di lingkungan kampus UNS Solo. Tapi ketika ditanya kapan Paroden Basah berdiri? Mereka pun akan menjawab “Paroden Basah berdiri sejak bu Kartini …

Continue Reading

Insomnia dan Kulihat Mereka

Malam ini dingin? betul.. aku  merasakannya. Ketika waktu sudah beranjak berganti hari, aku pun masih terpaku menatap sebuah kotak elektronik yang memancarkan cahaya. Satu jam, dua jam, bahkan sampai seharian tanpa sadar aku menggumulinya. Nampak di sebelahku manusia bertubuh ceking sedang menarikan jarinya di atas laptop. Kumisnya yang kian tebal semakin memberikan kesan yang mencurigakan. Dia pun seperti aku yang sulit untuk memejamkan mata.  Dalam hati aku pun bertanya-tanya, selagi dia asyik mashyuk dengan laptopnya “Jadi kapan niatmu menyelesaikan skripsi??“, aku pun termenung lagi. Di ujung meja, duduk meringkuk seseorang yang nyaris gundul,  sedang menikmati menjadi pujangga bahasa. Bahasa pemrograman …

Continue Reading