Setiyo Mursid

seluangnya dan seingatnya, update tergantung mood.

Menu Close

Category: Tulisan Bebas (page 1 of 5)

Gus Mus – “Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana”

Sebuah puisi karya KH. Mustofa Bisri atau yang sering disapa Gus Mus. Ulama yang teduh, teladan dan baik tutur katanya. Mantan pimpinan tertinggi / Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU), seorang budayawan yang gemar melukis dan menulis puisi. Semoga Mbah Yai diberi kesehatan dan panjang umur. Aamiin. Read more

KitaIndonesia: Obrolan Imajiner Si Gembus dengan Mbah Mig

Matahari sudah mulai terik saat saya menuju kelurahan untuk mengurus surat pindah guna membuat kartu keluarga (KK) baru. Pengantin baru itu kudu ngurus ini-itu, alih-alih satu kota yang mudah dijangkau, Jogja-Bojonegoro itu jauh, bung! Tepat di pinggir sawah desa Bumirejo, langkahku terhenti oleh sapaan Mbah Mig. KitaIndonesia

Mbus, arep neng ndi? (Mbus, mau ke mana?)”, tanya Mbah Mig.

Badhe tindak kelurahan, Mbah, ngurus KK (Mau ke kelurahan, Mbah, ngurus KK)”, jawabku. Read more

Arjuna Galau

Arjuna galau, ia jatuh hati kepada seorang dewi bernama Anastasia Dewi Sembadra yang telah di-naspokping ksatria kampung sebelah. Atas petunjuk Panembahan Jack Dorsey, ia membuat akun Twitter. Lantas dengan kedigdayaannya, serta modal awal sebagai lelananging jagad ia pun menjelma menjadi selebtuit bergelar Raden Arjuna Satriya Piyambakan ing Alaga Panikungan.

Strategi telah disusun, mention ke dewi dengan kalimat yang tingkat pesonanya sampai ke ubun-ubun. Arjuna meyakini ihwal batin yang ia terima sewaktu bertapa di tepi garis masa, bahwa “Witing tresna jalaran saka mention saben dina“.

Namun, usahanya tak lantas membuahkan hasil. Bathara Asmara turun ke bumi menemui Arjuna. “Ngger, jodoh itu perkara wahyu. Perkara hati dan asmara tak sesederhana yang dikatakan para ksatria bermuka dua di lini masa”, tegas Bathara Asmara. Read more

Doraemon

doraemon

doraemon

Doraemon, serial kartun yang bisa dinikmati ceritanya dari tayangan televisi maupun komik ini sudah begitu mewarnai masa keciku. Bahkan, sampai aku sudah berumur seperempat abad ini masih bisa menjumpainya di layar kaca. Nah! singkatnya, ketika bulan lalu aku menyimak serial twit dari akun @BlajarJepang, aku tertarik ketika ia membahas secara detail tentang sosok yang punya pintu ke mana saja itu. Berikut ini ringkasannya. Read more

Lokananta, Riwayatmu Kini

Lokananta

logo Lokananta

Siapa yang belum pernah mendengar Lokananta? Bagi generasi kasepuhan (baca: tua), Lokananta sangat lekat diingatan mereka terutama dalam dunia musik Indonesia. Lokananta merupakan studio musik pertama dan terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 1956 di Kota Solo. Lokananta beralamat di Jalan Ahmad Yani 379, Solo. Read more

© 2017 Setiyo Mursid. All rights reserved.

Theme by Anders Norén.