Solo, Kemegahan Dalam Kesederhanaan

Tanggal 17 Februari 1745, tepatnya 268 tahun yang lalu, sebuah peristiwa bersejarah terjadi di sebuah kota yang kini lebih sering disebut Solo. Ya, nama Solo sekarang memang lebih populer dari Surakarta, walaupun sebenarnya sama. Sri Susuhunan Paku Buwana II yang kala itu

Paroden Boeat Apa Soesah (Paroden Basah)

Mengikuti dunia seni parodi dan humor di Kota Solo memang mempunyai kesan tersendiri, sungguh mengasyikkan. Meskipun memang sudah tidak begitu moncer (berjaya), namun masih terus eksis menghidupi atmosfer humor di kota bengawan ini. Setelah dulu aku pernah bahas tentang Orkes Humor Aseli

Selat Mbak Lies

Selat Solo memang sudah terkenal icon khas kuliner dari kota Bengawan ini. Penjualnya pun sudah banyak, salah satu yang terkenal adalah Warung Selat Mbak Lis. Warung selat yang satu ini tempatnya masuk gang kecil yang cuman bisa dilewati 1 mobil. Namun, tak

Pecas Ndahe di Mata Saya

Mendengar kata pecas ndahe jangan langsung berasumsi ini adalah kata yang dipake oleh blogger ini dalam setiap postingannya yang khas itu. Mungkin saja pecas ndahe yang ini lebih dulu ada dibanding yang itu. Lha wong pecas ndahe ini ada sebelum ditemukan blog.