Aku menulis malam ini di antara guling dan adikku yang lagi senyum-senyum ngobrol dengan lawan bicaranya di seberang sana. Hasrat menulis tetiba muncul di saat aku sudah siap untuk tidur. Kamu? kamu sudah tidur lebih awal meninggalkan obrolan kita tentang duren. “Jatuh cintalah tanpa merasa berkorban, tetapi merasalah seperti sedang memperjuangkan“. Begitulah kata seorang cowok […]

Read More