Setiyo Mursid

seluangnya dan seingatnya, update tergantung mood.

Menu Close

Category: Jalan-Jalan (page 2 of 2)

Berburu Keindahan ke Waduk Cengklik

cengklik

— Senja dan seorang pencari ikan sedang berada di atas perahunya.

Sore itu, kugerakkan motorku untuk berburu keindahan. Setelah sekitar lima belas menit kupacu motorku menembus keramaian kota Solo, aku pun menghentikan motor di depan gerbang sebuah rumah kost. Ya, aku sedang menunggu temanku yang kuajak untuk memburu keindahan tersebut. Tak begitu lama keluarlah perempuan manis yang sangat kukenal langsung menyapaku dengan ramah. “Siap berangkat?”, tanyaku yang kemudian ia balas dengan anggukan tegas.

Read more

Rafting di Sungai Progo Atas

with pic = no hoax

Setelah melakukan perjalanan sekitar dua jam dari Yogyakarta, saya bersama teman-teman kantor akhirnya sampai di Magelang. Sebuah Kabupaten yang terkenal dengan keberadaan candi budha terbesar yaitu Candi Borobudur. Selain untuk keperluan meeting, kami juga ingin refreshing sejenak dari kegiatan menjadi “pujangga baris kode“. Singkatnya, setelah seharian meeting, tibalah hari esoknya untuk rafting. Sebelumnya kami melakukan pemanasan dengan main paintball dulu.

Jumat (20/12) pukul 09.00 WIB, saya dan teman-teman telah sampai di tepi sungai Progo untuk rafting. Saya sendiri belum bisa membayangkan tentang keadaan medan sungai dan jeramnya. Yang saya tahu saat itu hanyalah airnya yang berwarna coklat dan banyak bebatuan. Dipandu oleh instruktur dari Progo Xventours, kami mulai rafting dari tepian Sungai Progo di Hotel Puri Asri.  Rafting sungai Progo ini masuk dalam kategori grade III. Lebih menantang daripada Sungai Elo tapi tidak seberat di Sungai Progo Bawah dan Serayu. Read more

Selat Mbak Lies

Selat Solo memang sudah terkenal icon khas kuliner dari kota Bengawan ini. Penjualnya pun sudah banyak, salah satu yang terkenal adalah Warung Selat Mbak Lis. Warung selat yang satu ini tempatnya masuk gang kecil yang cuman bisa dilewati 1 mobil. Namun, tak mengurangi para penikmat kuliner untuk memburunya. Sekilas buat yang baru pertama kali menyambanginya, pasti akan terkesan dengan penampilan warung selat ini. Dihiasi dengan desain interior yang nyentrik semakin terlihat unik.

Desain interior dari warung Selat Mbak Lies memang unik, namun menurutku kurang tertata karena memang selain buat penampilan,  juga buat memajang barang dagangan berupa hiasan keramik. Tapi tetep aja wah.. Pengen duduk lesehan ada, pengen di kursi juga bisa. Pelayannya yang menggunakan pakaian khas Jawa, yang cowok memakai blangkon dan yang cewek memakai jarik lrik bersanggul mini, bila berbicara dengan tamu menggunakan Basa Jawa Krama, semakin mengesankan nuansa yang njawani. Read more

© 2017 Setiyo Mursid. All rights reserved.

Theme by Anders Norén.