Menu Sidebar
Menu

Setiyo Mursid

Front end Designer & Web Developer, (katanya sih) Blogger, Milo Dinosaurus Lover, fans Real Madrid dan penyuka angka tujuh.

teh di solo

Tradisi Jayengan, Meracik Teh di Solo

Tradisi meracik dengan cara mengoplos teh di Kota Solo sudah mendarah daging turun temurun. Setidaknya sampai saat ini tetap lestari. Tradisi ini bermula dari sebuah “Jayengan“. Jayengan adalah tukang penyedia teh dalam sebuah hajatan. Merupakan suatu hil yang mustahal membuat teh di jayengan hanya dengan satu merek saja, pasti dioplos untuk menyajikan racikan teh yang ginasthel (legi, panas, kenthel). Teh di Solo

Kenapa dioplos? sebab tiap merek mempunyai ciri khas rasa dan aroma masing-masing, misalnya rasa ‘sepet‘ dan kekentalan dari suatu merek dioplos dengan harum melati yang semerbak dari merek lainnya. Read More

Older Posts

Setiyo Mursid

seluangnya dan seingatnya

Sekadar Saya

MR.SD, a UI/UX and Front End Designer. I write code, I Sketch, I drink tea, I heart keroncong, 90s and Indie. Currently living in Yogyakarta, Indonesia.

Instagram

  • Hitam putih Museum Angkut blackwhite fujifilm batumalang museumangkut vscocam
  • Menembus dingin dengan suhu 16C di Batu Night Spectacular BNS
  • Tahu bulat
  • Untuk mendapatkan foto kayak gini butuh perjuangan membangun mood anak
  • Matahari belum tepat di atas ubunubun ketika saya menghentikan motor
  • Es Kepal Milo sedang naik daun Entah siapa yang pertama